Risau Karena Area Kewanitaan Kering, Simak 6 Solusi Alami Ini

Kamis, 20 Sepember 2018 | 17:32 WIB Resik Aktif
Risau Karena Area Kewanitaan Kering, Simak 6 Solusi Alami Ini

Area kewanitaan yang kering merupakan masalah yang umumnya sering dikeluhkan sebagian besar wanita yang akan memasuki masa menopause atau telah mengalami menopause. Tapi tidak menutup kemungkinan kalau wanita usia muda juga bisa mengalami kekeringan area kewanitaan. Penyebabnya bisa karena gaya hidup dan kondisi medis tertentu.

Kekeringan pada area kewanitaan tidak hanya mengganggu kehidupan seks dan kepuasan pasangan, tetapi juga dapat meningkatkan kemungkinan infeksi dan alergi.

Penyebab paling umum dari area kewanitaan kering adalah karena rendahnya tingkat estrogen dalam tubuh dan adanya infeksi di area kewanitaan. Keduanya bisa disebabkan karena faktor menopause, melahirkan dan menyusui, merokok, mengonsumsi obat tertentu, hingga menggunakan produk kebersihan yang tidak tepat.

Minyak Kelapa

Minyak kelapa dikenal sebagai bahan alami yang bebas pengawet dan minim atau bahkan hampir tidak memiliki efek samping. Kecuali jika Anda memang memiliki alergi terhadap salah satu kandungan di dalam minyak kelapa.

Minyak kelapa bertindak sebagai lubrikan atau pelumas alami yang berfungsi untuk melembapkan dan menghaluskan kulit area di sekitar vagina.

Lidah buaya

Lidah buaya atau aloe vera ini memiliki pH lebih rendah daripada air, sehingga pelumas dengan kandungan lidah buaya dapat membantu menjaga area kewanitaan terjaga kelembapannya dan tetap sehat.

Lidah buaya juga kaya akan vitamin C dan E, yang keduanya diketahui penting untuk kesehatan kulit, membantu untuk meningkatkan kekencangan alami kulit, serta membuat kulit Anda lembut, kenyal, dan senantiasa lembap.

Kedelai

Kedelai mengandung phytosterogen, yaitu senyawa yang bekerja seperti hormon, yang dapat mengikat penerima estrogen sehingga membantu perawatan dalam mengatasi masalah vagina kering.

Selain itu, konsumsi kedelai secara rutin juga dapat membantu memaksimalkan lubrikasi area kewanitaan pada saat berhubungan intim, sehingga proses penetrasi akan lebih maksimal.

Asupan air minum cukup

Area kewanitaan yang sehat dan lembap ternyata bergantung pada seberapa banyak tubuh Anda terhidrasi. Oleh karena itu, perhatikan asupan cairan Anda dengan minum banyak air putih.

Minumlah setiap kali Anda merasa haus, sehingga kebutuhan cairan Anda bisa terpenuhi. Mencukupi asupan cairan ini tidak hanya baik untuk menjaga kelembapan vagina, tapi kesehatan Anda secara keseluruhan. 

Hindari merokok dan minuman alkohol

Merokok dapat meracuni tubuh, sehingga menghalangi oksigen dan menghambat peredaran darah. Sementara itu, alkohol bersifat diuretik dan memiliki efek pengeringan pada vagina.

Jadi, pastikan anda menghindari keduanya kalau ingin menjaga kelembapan area kewanitaan dan terbebas dari kekeringan.