Hindari Kebiasaan Buruk Sehari-hari yang Dapat Mengganggu Kesehatan Miss V

Kamis, 17 Mei 2018 | 03:52 WIB Resik Aktif
Hindari Kebiasaan Buruk Sehari-hari yang Dapat Mengganggu Kesehatan Miss V

Semua orang tentu sepakat bahwa menjaga kesehatan dan kebersihan Miss V atau Vagina sangatlah penting. Sebabnya Miss V merupakan salah satu organ tubuh wanita yang paling sensitif dan penting dalam fungsi reproduksi serta seksualitas.

Kesehatan dan kebersihan Miss V berpengaruh pada banyak hal, antara lain kesuburan, kehidupan seks dan kemampuan wanita dalam mencapai orgasme. Masalah yang terjadi pada Miss V bisa mendatangkan penyakit, juga memengaruhi kehidupan sosial, seperti kehilangan rasa percaya diri dan stres.

Salah satu cara menjaga kesehatan dan kebersihan Miss V adalah dengan menghindari kebiasaan buruk sehari-hari yang bikin Miss V tidak sehat seperti di bawah ini:

  1. Menggunakan Celana Dalam yang Berkeringat

Setelah berolahraga, celana dalam biasanya basah dengan keringat. Jika hal ini terlalu dibiarkan maka bakteri mudah berkembangbiak.

Jika bakteri masuk ke saluran vagina dapat mengganggu keseimbangan mikroba yang biasanya hidup pada vagina. Anda akan berisiko mengalami infeksi jamur/

Sebaiknya, ganti celana dan pakaian yang sudah basah karena keringat. Segera mandi untuk membersihkan keringat sehingga te

  1. Menggunakan G-String

Menggunakan G-String memang dapat menaikkan kepercayaan diri Anda di depan pasangan, namun penggunaan G-String yang terlalu lama dapat berakibat buruk buat Miss V.

Tali pada G-String jika menempel di kulit dalam jangka waktu yang lama, setiap hari juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit halus Miss V. Selain itu juga dapat menyebabkan gatal-gatal yang mengganggu. Paling parah, menyebabkan iritasi.

  1. Sering Menggunakan Pantyliners

Para wanita menggunakan pantyliners untuk mengatasi keputihan, atau mencegah debit noda di area kewanitaan. Penggunaan yang terlalu sering malah berakibat negatif, pasalnya pantyliners menggunakan bahan sintetik yang apabila dipakai setiap hari dan terkena kulit yang sangat amat sensitif, dapat mengakibatkan iritasi dan ruam tak sehat.

  1. Pelumas Baby Oil

Tidak sedikit pasangan yang bercinta merasakan Miss kurang cairan atau kering, saat seperti ini jangan sekali-kali gunakan baby oil sebagai pelumas. Hal ini malah akan menimbulkan masalah baru pada organ intim.

Bahan dasar minyak pada baby oil cenderung kental dan tidak mudah dibersihkan dengan air. Hal ini membuat baby oil terjebak dalam saluran vagina yang membuat bakteri terperangkap hingga menyebabkan infeksi. Miss V yang terluka atau iritasi akan mengeluarkan cairan yang malah bisa menimbulkan bakteri datang. Sebaiknya, gunakan pelumas berbasis air karena mudah dibersihkan dan tidak membahayakan vagina.

  1. Tidak Mengeringkan Miss V Dengan Baik dan Benar

Jika vagina basah, misalnya setelah mandi ataupun berkemih, selalu luangkan waktu untuk mengeringkannya dengan saksama. Karena seperti dijelaskan sebelumnya, menghindari kelembapan area kewanitaan kunci dari kesehatan vagina yang hakiki.

  1. Merokok

Banyak studi penelitian telah menemukan hubungan yang kuat antara merokok dan vaginosis bakteri, infeksi kronis, seperti merokok dapat mengganggu flora alami vagina.

Perempuan yang merokok dapat berisiko mengalami infertilitas alias tidak subur. Merokok juga dapat menyebabkan dismenore – nyeri yang tak tertahankan saat menstruasi. Selain itu, perempuan yang merokok juga berisiko mengalami menopause dini, yaitu satu hingga dua tahun lebih awal. Selain dapat menyebabkan kerusakan pada Miss V, merokok juga tidak baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

  1. Mencukur H

Rambut kemaluan merupakan salah satu bentuk perlindungan, sehingga menghilangkannya sama sekali dapat meningatkan risiko infeksi. Selain itu, kebiasaan mencukur habis bulu kemaluan juga dapat menyebabkan iritasi folikel rambut, rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair), dan luka pada kulit.

Jadi, anda ingin Miss selalu sehat dan bersih? Maka segera hentikan kebiasaan buruk sehari-hari yang bikin Miss V tidak sehat. Selain menghindari kebiasaan-kebiasaan di atas, Anda juga bisa menggunakan Resik-V Godokan Sirih dibuat dari AIR GODOKAN SIRIH ASLI sebagai antiseptik alami untuk mengatasi jamur penyebab keputihan dan bau tak sedap.

Resik V memiliki pH 3,5 - 4 sehingga sesuai dengan pH kemaluan wanita. Sedangkan aun sirih bersifat menekan pertumbuhan bakteri, artinya tidak membunuh flora normal pada kemaluan wanita dan sekitarnya.

Penggunaan Resik V tergolong mudah, karena cukup menuangkannya ketangan secukupnya, lalu basuhkan ke kemaluan, kemudian bilas hingga bersih. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan kemaluan setelah habis dibilas. Karena area miss V sangat lembab yang dapat mengundang jamur untuk berdatangan. Simple bukan?

(*)