Hati-hati, Tanpa Disadari Tiga Aktivitas Ini Berbahaya Bagi Area Kewanitaan

Senin, 17 Desember 2018 | 22:39 WIB Resik Aktif
Hati-hati, Tanpa Disadari Tiga Aktivitas Ini Berbahaya Bagi Area Kewanitaan

Banyak wanita mengidamkan area kewanitaan yang menarik, bersih, dan seksi. Tak jarang, mereka melakukan berbagai upaya untuk mendapatkannya.

Namun, tanpa disadari upaya yang dilakukan justru berbahaya bagi area kewanitaan. Hal ini disebabkan karena bagian tubuh yang satu ini memang cukup sensitif.

Para wanita pun perlu lebih berhati-hati dalam melakukan perawatan area kewanitaan. Mereka perlu mengetahui tindakan apa yang boleh dilakukan dan apa yang kurang dianjurkan. Nah, berikut ini adalah tiga bentuk kegiatan perawatan yang sebaiknya dihindari.

1. Memberi parfum

Area kewanitaan yang harum memang dapat meningkatkan gairah suami saat berhubungan intim. Para wanita pun kerap menyemprotkan ke area kewanitaannya sebelum berhubungan intim. Padahal, kegiatan ini dapat mengganggu keseimbangan pH area kewanitaan dan mengarah ke infeksi.

Biarkan area kewanitaan mengeluarkan aroma alaminya. Atau, Anda bisa menggunakan cairan pembersih khusus kewanitaan yang memiliki pH sesuai dengan area kewanitaan.

2. Memasukkan benda

Terkadang wanita memasukkan suatu benda guna membersihkan dan memperindah area kewanitannya. Namun, memasukkan benda sembarangan ke area kewanitaan juga dapat berbahaya. Bahkan, penggunaan tampon saat haid saja kurang dianjurkan. Pasalnya, tampon atau benda asing dapat membawa bakteri yang bisa menyebabkan keputihan atau infeksi pada area kewanitaan.

3. Mencukur rambut kemaluan hingga habis

Rambut kemaluan yang terlalu panjang memang dapat mengganggu dan jadi sarang bakteri. Guna memperpendek rambut kemaluan, banyak wanita yang memilih untuk mencukurnya hingga habis. Namun, mencukur rambut kemaluan hingga benar-benar habis dapat berbahaya bagi area kewanitaan.

Menurut penelitian oleh Benjamin Breyer dari Rumah Sakit San Fransisco, orang yang rutin mencukur area kewanitaan hingga habis lebih rentan terkena penyakit kelamin seperti herpes, gonorrhea, sifilis, dan HIV.

Jadi, mencukur rambut kemaluan sebenarnya boleh-boleh saja tapi cukup pendek saja, jangan sampai benar-benar habis. Selain itu, pastikan Anda mencukurnya dengan alat yang steril.

Nah, itu adalah tiga kegiatan yang kurang baik  bagi area kewanitaan. Daripada melakukan kegiatan yang berbahaya seperti itu, sebaiknya lakukan aktivitas yang sudah pasti aman untuk menjadikan area kewanitaan menarik dan bersih.

Rawat area kewanitaan dengan cairan pembersih khusus kewanitaan yang sudah lulus uji dari BPOM dan tersertifikasi halal. Salah satu produk yang dapat Anda gunakan adalah Resik V Manjakani Whitening.

Kandungan esktrak bengkoang dan buah Manjakani asli Persianya mampu 2x lipat lebih mencerahkan dan makin mengencangkan area kewanitaan. Produk ini pun mampu membuat area kewanitaan bersih, cerah, dan kencang tanpa berbahaya bagi area kewanitaan.

Coba yuk!