Amankah Membersihkan Area Kewanitaan dengan Sabun Biasa?

Kamis, 17 Mei 2018 | 14:52 WIB Resik Aktif
Amankah Membersihkan Area Kewanitaan dengan Sabun Biasa?

Area kewanitaan yang bersih dan harum adalah impian semua wanita. Apakah boleh membersihkan area kewanitaan dengan sabun biasa?

Menjaga kebersihan area kewanitaan adalah salah satu hal penting yang harus dilakukan oleh setiap wanita. Namun, untuk menjaganya, sebagian wanita masih menggunakan sabun biasa.

Vagina sendiri adalah saluran yang menghubungkan dunia luar dengan rahim. Sebenarnya vagina didesain untuk dapat membersihkan dirinya sendiri. Namun, terkadang vagina juga memerlukan ‘bantuan’ untuk membersihkan dirinya. Misalnya saat Anda sedang banyak berkeringat, menstruasi, masa subur, atau keputihan.

Bakteri Baik

Vagina adalah bagian tubuh yang mengandung bakteri paling banyak setelah dubur. Di mana, area ini lebih didominasi oleh jenis bakteri Lactobacillus, yaitu bakteri baik yang membantu agar bakteri jahat tidak dapat berkembang biak. Selain itu, bakteri baik juga berfungsi untuk membantu menjaga keseimbangan pH area kewanitaan tetap asam, yaitu di antara pH 3,5–4,5.

Membersihkan Area Kewanitaan

Karena area kewanitaan secara alami memiliki pH yang asam, Anda harus menggunakan pembersih kewanitaan dengan bahan alami. Tujuannya untuk menjaga keadaan area kewanitaan tetap bersih dan sehat tanpa mengganggu pH alaminya.

Menggunakan sabun biasa dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik dan pH dari area kewanitaan Anda, sebab sabun biasa umumnya memiliki pH basa di angka 8. Tidak hanya itu saja, membersihkan area kewanitaan dengan sabun biasa terlalu sering pun berisiko menimbulkan rasa gatal, kemerahan, iritasi, bahkan keputiha

Selain itu, hindari pula penggunaan douche, karena membersihkan vagina dengan cara disemprot malah dapat berisiko ‘mendorong’ bakteri semakin jauh ke dalam area kewanitaan Anda. Bahkan, cara ini bisa sampai menyebabkan infeksi pada rahim!

Menjaga kebersihan area kewanitaan sangat penting. Namun ingat, jangan sampai Anda salah memilih pembersih. Sebaiknya hindari sabun biasa karena dapat merugikan Anda. Sebaliknya, gunakan air atau pembersih khusus area kewanitaan dengan bahan alami yang aman bagi area kewanitaan. 

Sumber :

https://www.nhs.uk/Livewell/vagina-health/Pages/keep-vagina-clean.aspx

https://www.womenshealthmag.com/health/how-to-clean-your-vagina

http://www.telegraph.co.uk/beauty/body/should-use-soap-vagina/

http://www.netdoctor.co.uk/ask-the-expert/a11005/can-i-use-soap-to-wash-my-vagina/

Dr. Karin Wiradarma