Gawat, Tiga Konflik Ini Kerap Terjadi di Tahun Pertama Pernikahan!

Selasa, 13 November 2018 | 01:59 WIB Harmoni Cinta
Gawat, Tiga Konflik Ini Kerap Terjadi di Tahun Pertama Pernikahan!

Pada tahun pertama pernikahan, sepasang suami istri masih melakukan penyesuaian dalam banyak hal. Namun, proses penyesuaian ini tak jarang menimbulkan konflik.

Secara umum, ada tiga masalah yang kerap muncul pada tahun pertama pernikahan. Ketahui masalah dan solusinya, supaya Anda dapat memperkuat ikatan pernikahan Anda

1. Belum terbiasa membagi waktu

Ketika sudah menikah, prioritas akan berbeda. Hal pertama yang muncul adalah masalah pembagian waktu. Sebelumnya bebas melakukan apapun, kini menjadi terbatas karena ada kewajiban mengurus pasangan.

Sesibuk apapun kamu dan pasangan, selalu hadirkan waktu untuk berduaan. Sepulang kantor, jangan langsung tidur tapi luangkan waktu untuk mendengar cerita pasangan.  Seimbangkan waktu untuk bekerja, bersosialisasi, dan berumah tangga. Ingat, kepentingan keluarga di atas segala-galanya, seperti kita semangat bekerja untuk kebahagiaan keluarga.

2. Mengatur keuangan

Finansial adalah sesuatu yang paling krusial dalam kehidupan pernikahan. Hampir sama seperti waktu, ketika single bisa bebas menggunakan uang semaunya, tetapi setelah berumah tangga Anda harus benar-benar terbuka tentang keuangan. Buat kesepakatan bersama setiap kali berhubungan dengan uang. Tahu prioritas dan berpikir jangka panjang supaya tidak merugi. Jadi pasangan yang bijak dalam menggunakan uang supaya kehidupan rumah tangga selalu bahagia dan tidak ada kekurangan.

3. Membangun keintiman

Pada tahun pertama pernikahan, umumnya pasangan sedang hot-hotnya. Libido tinggi yang dimiliki pasangan harus bisa diimbangi dengan baik agar terhindar dari konflik. Servis diranjang menentukan kehidupan rumah tangga selanjutnya. Oleh karena itu, penting sekali bagi pasangan baru tahu caranya membangun keintiman dan kemesraan. Kunci membangun keintiman adalah melalui komunikasi yang intens. 

Menurut dokter kandungan Ardiansjah Dara Sjahruddin, salah satu masalah rumah tangga yang paling sering terjadi adalah masalah biologis. Masyarakat Indonesia yang mengikuti Adat Ketimuran, sering kali merasa canggung berbicara soal seks kepada suami. Akibatnya, kebutuhan biologis masing-masing kurang terpenuhi.

"Karena itu, penting untuk punya waktu khusus ngobrol berdua sama suami. Selain untuk membicarakan masalah keluarga dan anak-anak, juga untuk membicarakan masalah lain yang butuh waktu panjang (seperti seks). Ini jadi kunci keharmonisan rumah tangga," ujarnya, dalam acara Women's Talk 'Istri Resik, Keluarga Harmonis', di 89 Coffee & Eatery, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/9/2018).

Jadi, usahakan untuk selalu mengadakan sesi berbincang berdua dengan suami. Cari tahu hal-hal yang membuat suami merasa kurang puas saat melakukan hubungan intim, termasuk kondisi area kewanitaan Anda.

Jika suami menyampaikan masalah terkait area kewanitaan, seperti kurang kencang, menggelap, dan beraroma kurang sedap, Anda bisa konsultasikan ke dokter dan cari tahu produk-produk area kewanitaan yang aman bagi tubuh. Salah satu produk area kewanitaan yang patut Anda coba adalah Resik V Manjakani Whitening.

Terbuat dari bengkoang dan buah Manjakani asli Persia, produk tersebut mampu mengencangkan dan mencerahkan area kewanitaan hingga dua kali lipat. Jangan khawatir, Resik V Manjakani Whitening memiliki pH yang sesuai dengan area kewanitaan, sehingga aman digunakan.

Konflik dalam rumah tangga itu wajar terjadi dan jangan pernah mengeluh soal itu. Terpenting adalah bagaimana setiap pasangan dapat menjaga benih-benih cinta seperti yang sudah diikrarkan dalam janji suci pernikahan.