3 Penyebab Munculnya Bau Tak Sedap di Vagina

Kamis, 17 Mei 2018 | 03:52 WIB Cahaya Resik
3 Penyebab Munculnya Bau Tak Sedap di Vagina

Merasa akhir-akhir ini vagina Anda mengeluarkan bau tak sedap? Cari tahu apa penyebabnya di sini.

Vagina yang mengeluarkan bau tak sedap tentunya dapat membuat wanita kehilangan rasa percaya diri, apalagi ketika berhadapan dengan pasangan. Padahal, vagina sebenarnya memiliki aroma alami yang biasanya berbau seperti musk dan umumnya dapat berbeda-beda antara wanita.

Ketika mendekati periode menstruasi, biasanya bau vagina pun akan berubah menjadi seperti bau logam.

Namun ketika Anda mendapati bahwa vagina mengeluarkan bau yang tak sedap dan menyengat, tentulah kepercayaan diri Anda akan menurun. Hal ini juga berpengaruh terhadap kesehatan vagina.

Apalagi jika ditambah dengan gejala lainnya seperti gatal, perih, atau keputihan, maka kemungkinan terdapat masalah pada area kewanitaan Anda.

Secara umum, ada tiga penyebab tersering dari bau tidak sedap dari vagina, yaitu:

  • Faktor Kebersihan

Sangatlah penting untuk menjaga kebersihan area kewanitaan agar bau tak sedap tidak datang menghampiri. Biasakanh membersihkan vag

 

Namun jika Anda sedang banyak berkeringat karena sehabis olahraga atau berhubungan intim, ada baiknya bersihkan vagina dengan bantuan pembersih kewanitaan. Pilihlah pembersih kewanitaan yang terbuat dari bahan alami, seperti godokan daun sirih asli yang telah terbukti manfaatnya dan tidak berpotensi mengganggu pH alami serta keseimbangan bakteri baik dalam vagina.

 

Hindari penggunaan sabun biasa, karena dapat berpotensi menimbulkan iritasi, hingga merusak pH alami dan keseimbangan bakteri baik dalam vagina.

 

  • Bacterial Vaginosis

Bacterial vaginosis (BV) adalah keputihan yang menjadi penyebab utama timbulnya bau tidak sedap dari vagina. Keadaan ini terjadi apabila keseimbangan pH dan bakteri baik dalam vagina terganggu oleh karena beberapa hal.

 

Ketika mengalami BV, umumnya tidak ada rasa perih atau gatal yang mengganggu, namun Anda akan mengalami keputihan yang banyak dan encer serta berwarna putih keabu-abuan. Selain itu, baunya pun amis seperti bau ikan. Bau ini paling sering muncul dan mengganggu saat atau setelah Anda berhubungan intim.

 

  • Trikomoniasis

Trikomoniasis disebabkan oleh infeksi parasit trikomonas. Trikomonas dapat menyebabkan keputihan yang berbau busuk dan berwarna kuning kehijauan. Selain itu, Anda pun dapat merasakan nyeri di area kewanitaan, terutama ketika berhubungan intim dengan pasangan.

 

Segera Periksakan Diri

Apabila Anda mengalami bau tak sedap pada vagina tanpa ada keluhan lain yang menyertai, mungkin masalahnya hanya pada kebersihan area kewanitaan. Anda dapat mengatasinya dengan rajin membersihkan area kewanitaan dengan cara dan pembersih yang tepat, mengenakan celana yang lebih longgar, serta celana dalam dari bahan katun.

Namun jika bau tak sedap pada vagina disertai dengan keluhan lainnya seperti yang telah disebutkan di atas, sebaiknya segera berkonsultasi pada dokter. Dengan demikian Anda akan mendapatkan penanganan yang tepat.

[NP/ RH]

SEO: Bau tak sedap, Vagina, Mentruasi

Sumber :

https://www.mayoclinic.org/symptoms/vaginal-odor/basics/causes/sym-20050664

http://www.berkeleywellness.com/self-care/sexual-health/article/vaginal-odor-causes-and-remedies